DAGING KELINCI HALAL DIMAKAN

Juni 21, 2008

 

Informasi ini mungkin bermanfaat bagi mereka yang masih ragu tentang kehalalan daging kelinci, berikut kutipan tentang keputusan  fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang memakan daging kelinci.

 

MEMAKAN DAGING KELINCI

Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia dalam sidangnya di Jakarta pada tanggal 17 Jumadil Awal 1403 H, bertepatan dengan tanggal 12 Maret 1983 Masehi, setelah :

 

Membaca :

          Surat Permintaan Direktur Urusan Agama Islam

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji Departemen Agama RI di Jakarta No. : D  11/5/HK.03.1/3647/1982 tanggal 27 November 1982 tentang daging kelinci

          Surat Sekretaris Direktur Jenderal Peternakan

Direktorat Jenderal Peternakan Departemen Pertanian RI di Jakarta No : 512 NIIB/E. tanggal 8 Juli 1982

 

Memperhatikan :

Hadist-hadist Nabi sebagai berikut :

“Dari Anas,

            Ia berkata : Melintas di depan kami seekor kelinci di Marri Zahran, maka orang-orang mengejar dan menangkapnya, dan aku dapatinya, maka aku memberikan kepada Abu Talhah lalu di sembelihnya. Dan ia mengirimkan kepada Rasulullah kedua pahanya dan beliau menerimanya”. (Diriwayatkan oleh Jamaah – Nail al Autarjus 7 hal 137)

 

Menimbang :

Bahwa dalam upaya

            Pemerintah untuk meratakan konsumsi protein hewani dan perbaikan gizi keluarga serta menggalakkan pengembangan peternakan kelinci sedang sebagian terbesar masyarakat luas, khususnya masyarakat tani di pedesaan adalah umat Islam; Majelis Ulama Indonesia memandang perlu menetapkan hukum memakan daging kelinci.

 

MENETAPKAN

Memakan daging Kelinci hukumnya halal

Jakarta 17 Jumadil Awal 1403 H

02 Maret 1983

 

Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia

Ketua Umum

 

Prof K.H. Ibrahim. H. LML

 

Sekretaris Umum

 

H. Musytari Yususf, LA

 

 

 Sumber : http://www.halalguide.info/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=95

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

URINE KELINCI SEBAGAI PUPUK CAIR

Juni 19, 2008

Urine kelinci dapat dijadikan sebagai cairan pupuk organik yang sangat bermanfaat untuk tanaman. Penampungan urine dapat dilakukan dengan mennyediakan alas triplek berlapiskan plastik atau seng yang ditempatkan di bawah lantai kandang sehingga berfungsi sebagai talang yang mengalirkan urine ke tempat penampungan. Prinsip dasarnya starter bakteri EM4 ditambahkan dalam urine, dan agar bakteri dapat berkembang biak ditambahkan larutan gula pekat yang berfungsi sebagai sumber makanan dan energi bagi bakteri.

 

Bahan :

·         Urine Kelinci sebanyak 10 liter

·         Starter bakteri EM4 sebanyak 0,5 % /liter urine (5 ml/liter urine) Jadi untuk 10 Liter liter urine anda harus menyediakan sebanyak 10 X 5 ml larutan EM4 = 50 ml EM4 (Larutan EM4 dapat dibeli di Kios Penjual sarana Pertanian)

·         Larutan gula pekat sebanyak 1 % / liter urine (10 ml/liter urine), jadi untuk bahan urine sebanyak 10 liter anda harus menyediakan 10 X 10 ml = 100 ml laurtan gula pekat. Anda bisa menggantikan larutan gula pekat dengan molase (dosis sama).

Peralatan :

·         Ember plastik bertutup atau bisa diganti dengan Jirigen plastik

·         Gelas ukur

·         Alat Pengaduk

Cara pembuatan :

1.       Masukkan 1 Sendok makan gula pasir kedalam gelas berisi sedikit air dan diaduk. Jika gula masih terlarut kita tambahkan lagi sambil terus diaduk, hingga diperoleh larutan air gula yang pekat.

2.       Urine kelinci ditempatkan dalam ember plastik atau jirigen (Jerry can)

3.       Masukkan Starter bakteri EM4 sebanyak 50 ml ke dalam  urine, dan aduk rata.

4.       Tambahkan  larutan gula pekat sebanyak 100 ml  sambil diaduk

5.       Ember atau jirigen ditutup rapat dan dibiarkan selama 3 minggu agar  terjadi proses fermentasi dan degredasi urine sehingga bau urine akan hilang.

6.       Setiap 1 minggu sekali Urine diaduk.

7.       Setelah 3 minggu Pupuk urine cair yang kaya akan unsur N,P,K ini siap untuk digunakan (ditandai dengan tidak adanya bau).

Cara Penggunaan :

Pupuk urine diencerkan dengan menambahkan air , perbandingan 1 bagian pupuk urine : 1 bagian air, kemudian semprotkan pada daun tanaman. Untuk tanaman hias pengenceran dapat dilakukan dengan perbandingan 1 bagian pupuk urine : 10 bagian air.

Ternak Kelinci Sumber Daging Untuk Keluarga

Juni 18, 2008

Ternak kelinci sangat potensial  sebagai penghasil daging bagi keluarga. Induk kelinci tipe medium mulai dapat dikawinkan pada umur 6 bulan, masa bunting cukup singkat yakni 30-33 hari. Setiap melahirkan seekor Induk rata-rata dapat menghasilkan  6 – 12 ekor anak. Masa menyusui sekitar 60 hari kemudian anak dapat di sapih. Berat badan kelinci muda pada umur 4 bulan mencapai 2 kg yang bila dipotong untuk konsumsi dapat diperoleh 1-1,1 kg daging (Cukup untuk 1 keluarga berintikan 4-5 jiwa). Dengan demikian dalam setahun ternak kelinci dapat dikawinkan sebanyak 3-4 kali, artinya minimal mampu menghasilkan 18 – 24 ekor anak per tahun (setara dengan 18-24 kg daging / tahun). Bayangkan jika anda memelihara lebih dari seekor induk. Uniknya ternak kelinci dapat dikawinkan kapan saja anda menginginkannya, tak seperti sapi potong, domba, dan kambing yang hanya dapat dikawinkan jika telah muncul gejala birahi. Di tengah mahalnya harga daging saat ini, memelihara ternak kelinci layak dipertimbangkan. 

Halloo Dunia !

Juni 18, 2008

Situs ini merupakan wahana untuk saling bertukar informasi seputar hal-hal yang aplikatif di bidang peternakan. Semoga bermanfaat bagi kita.